Juta Ajrullah

Berbagi Demi Kebahagiaan Hakiki

Posts Tagged ‘Etika’

Bisnis Online Sesuai Tuntunan Islam

Posted by jutaajrullah on 24 December 2013

Berdagang secara online menjadi salah satu alternatif cara dalam menjual produk. Walaupun belum ada data pasti tentang berapa jumlah toko online di Indonesia, namun beberapa indikasi menunjukkan bahwa jumlah toko online di Indonesia terus bertambah. Dan trend ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan semakin mudahnya akses online (ke internet) di berbagai pelosok daerah di Indonesia.

Dengan jumlah yang semakin bertambah tersebut, maka semakin meningkatlah interaksi jual beli secara online. Interaksi ini tentunya harus kita jaga agar tidak menimbulkan fitnah, sengketa, percekcokan, atau perkara negatif lainnya. Untuk menghindari hal-hal tersebut,  maka perlu kita pelajari dan amalkan bersama-sama mengenai adab-adab perniagaan online, sebagai berikut:

1. Tidak boleh ada unsur penipuan

Toko online tidak boleh melakukan penipuan. Misalnya, jika sebuah toko online menyatakan bahwa produk yang dijual tidak memiliki cacat, maka barang yang dikirim ke pembeli benar-benar barang yang tidak memiliki cacat. Contoh lainnya terkait dengan spesifikasi, bahan, warna, ukuran, dan sebagainya, apa yang dicantumkan di situs harus benar-benar apa yang dijual.

Terkait dengan hal ini, suatu ketika Rasulullah SAW melewati tumpukan makanan, kemudian beliau memasukkan tangan ke dalamnya, kemudian tangannya menyentuh sesuatu yang basah. Beliau bersabda: “Apakah ini hai penjual makanan?”

“Itu terkena hujan ya Rasulullah.”

“Tidakkah kamu menjadikannya di atas, sehingga ia dapat dilihat orang-orang? Barangsiapa menipu kami, maka bukanlah golongan kami.” (HR. Muslim)

Untuk mengantisipasi ‘sengketa’ terkait dengan hal ini, maka produk yang dijual pada toko online harus memiliki deskripsi atau keterangan produk sedetil mungkin agar pembeli mengetahui benar produk apa yang akan mereka beli. Dalam hal ini, pembeli juga harus jeli membaca keterangan produk sebelum membelinya agar tidak salah membeli produk.

Selain itu disarankan toko online perlu memiliki kebijakan mengenai ‘retur produk’. Karena ada kalanya sebuah toko online tidak bermaksud menipu, tapi sebagai manusia kadang suka keliru mengirim produk yang dipesan, yang seharusnya mengirim produk yang sudah lolos ‘quality control’ (bebas cacat), justru mengirim produk yang ada cacatnya. Atau keliru mengirim produk, seharusnya produk A yang dipesan tapi justru produk B yang dikirim. Selain itu ada kalanya pembeli juga keliru dalam memilih produk yang dibeli sehingga ingin menukarnya. Dalam hal ini kebijakan retur harus dibuat sedemikian rupa agar tidak merugikan penjual dan pembeli. Pembeli harus membaca kebijakan retur ini dengan jeli dan mentaatinya.

Read the rest of this entry »

Posted in Religiusitas | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Mari Perbaiki Niat Ketika Berziarah Kubur

Posted by jutaajrullah on 29 April 2013

Minggu lalu Indoensia dikagetkan dengan kabar duka meninggalnya salah satu Pendakwah Muda Potensial yang sangat populer, yaitu Ustadz Jefry Al Bukhori. Banyak warga masyarakat yang merasa kehilangan sosok Ustadz Jefry Al Bukhori, bahkan dikabarkan ribuan orang ikut menyolati beliau dan mengantarkan kepergian jenazah ke tempat peristirahatan akhir. Hari telah berganti sejak pemakaman Ustadz kondang tersebut, makamnya pun masih saja banyak didatangi para warga yang ingin melihat lebih dekat lokasi makam beliau dan ingin mengenang sosok beliau ketika masih hidup.

Namun, sebagaimana lazimnya kebanyakan orang Indonesia, ziarah kubur selalu diniatkan berbeda dengan yang seharusnya disyariatkan dalam Islam. Bahkan Makam/ kuburan tokoh-tokoh keagamaan/ spiritual lainnya pun selalu ramai dikunjungi para peziarah yang bisa jadi berniat yang tidak seharusnya. Ziarah kubur di Indonesia masih banyak yang memahami sebagai moment meminta berkah kepada orang yang telah meninggal. Padahal seharusnya tidak demikian.

Ziarah kubur adalah amalan yang sangat bermanfaat baik bagi yang berziarah maupun yang diziarahi. Bagi orang yang berziarah, maka ziarah kubur dapat mengingatkan kepada kematian, melembutkan hati, membuat air mata menetes, mengambil pelajaran, dan membuat zuhud terhadap dunia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرًا

“Dahulu aku melarang kalian untuk berziarah kubur, sekarang berziarahlah karena ziarah dapat melembutkan hati, membuat air mata menetes, dan mengingatkan akhirat. Dan janganlah kalian mengucapkan al hujr”

Read the rest of this entry »

Posted in Apa kmu tau!?, Religiusitas | Tagged: , , | Leave a Comment »

Empat Pejabat Indonesia yang dianggap J.U.J.U.R

Posted by jutaajrullah on 12 June 2011

Pejabat-pejabat Indonesia yang dianggap paling “bersih”. Ini merupakan rahasia yang kurang terekspos masih ada segelintir pejabat yang hidup sederhana.

1. Prof Dr Emil Salim

Meski tiga kali menjadi menteri — Menteri Perhubungan, Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH) serta Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup (KLH) — Emil justru tak terpikir untuk membeli rumah semasa memangku jabatan. Ia hidup di rumah dinas dengan fasilitas yang disediakan negara.

Sebelumnya, kemenakan H. Agus Salim ini, memang telah memiliki satu rumah di Jl. Tosari No. 75. Dibeli pada 1968, rumah itu dikontrakkan. Dari kontrakan tersebut, Emil mendapat hasil sampingan yang ditabungkannya. Tatkala menepi dari pusaran kekuasaan pada 1993, doktor ekonomi alumnus Universitas California ini, terpaksa keluar dari rumah dinas. Akibatnya, ia baru merasa pahitnya, tidak memiliki rumah. “Saya pun memikirkan untuk membeli rumah,” kisah pengurus ICMI ini.

Akhirnya, ia membeli rumah untuk bernaung bagi dirinya dan istrinya. “Kalau anak-anak barangkali mereka dibawa suami masing-masing,” ujarnya. Di saat awal pindah ke rumah baru, menurut seorang aktivis LSM yang dekat dengannya, Emil tidak memiliki peralatan rumah tangga yang banyak. “Dia sampai kesulitan untuk beli ranjang,” kisah aktivis itu.

Selain dari berbagai sumber pendapatan, Emil mengaku, kini ia dan keluarganya hidup dari rumah kontrakan. Kesederhanaan dan hidup lurus yang dikukuhi Emil Salim ini, membuat Zainul Bahar Noor SE memujinya. “Emil Salim itu sama bersih dengan pejabat bersih lainnya. Ia teknokrat yang tidak mementingkan uang,” puji Dirut Bank Muamalat Indonesia (BMI) ini.

2. Mar’ie Muhammad

Mar’ie Muhammad pun mengesankan pejabat sederhana dan disebut-sebut bersih. Kesederhanaan Menteri Keuangan ini, tecermin dari penampilannya sehari-hari: mengenakan safari ke kantor dan lebih senang dengan sarung cap Mangga dan Gajah Duduk, bila di rumah.

Bahkan, ia pun menekankan kesederhanaan pada keluarganya. Contohnya, menurut putri bungsunya Rahmasari, mantan Dirjen Pajak ini tidak membolehkan anak-anaknya menggunakan mobil ke kampus maupun ke sekolah. Ia pun memilih membawa keluarganya berumroh — seperti yang sedang dilakukannya sekarang — daripada hura-hura ke luar negeri.

Selain sederhana, ia dikenal tegas dan lurus. Contohnya, ia pernah disebut menolak anggaran taktis dan biaya perjalanan dinas, yang dinilainya terlampau besar. Di sisi lain, lelaki penggemar jogging ini berupaya meningkatkan efisiensi dan berusaha membendung kebocoran di instansi yang dipimpinnya. Tak mengherankan, ia dijuluki Mr. Clean.

3. Satrio Budihardjo Joedono

Semasa memangku jabatan menteri perdagangan, di ruang kerjanya tersusun guci keramik dan beberapa lukisan. Tapi, ia mengaku membeli secara kredit, terhadap benda kegemarannya. “Saya tak mampu membelinya,” ujarnya.

Kesederhanaan pun memayungi rumahnya. Saat masih tinggal di kompleks perumahan menteri, ruang tamunya tidak beraroma kemewahan. Di ruang tamu rumah bernomor 25 itu, hanya terlihat rangkaian bunga di meja tamu. Di garasi, ada tiga mobil. Cuma satu yang dimilikinya, mobil tua. Sedangkan dua lainnya mobil inventaris sebagai menteri dan pinjaman BPPT.

Kesederhanaannya sempat merisaukan. Ini lantaran Billy akrab dengan tas kerja yang warna cokelatnya telah memudar. Petugas pun menggantikannya dengan tas baru saat ia menghadap ke Istana. Ia menerima tas pemberian tersebut tetapi tetap membawa tas lusuhnya. Bahkan, ia tidak canggung mengempit tas lusuh ataupun risih dengan menteri perdagangan dari negara lain, saat pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik, November 1994 Lelaki yang karib dipanggil Billy ini pun dikenal tegas dan lurus. Ia tidak melayani dokumen yang tak memenuhi persyaratan lengkap. Billy pun dikenal cermat dalam mengunyah laporan bawahan. “Selamanya dua kali dua adalah empat, bukan delapan,” ini prinsip hidupnya.

4. Ir. Sarwono Kusumaatmadja

Menteri Negara Lingkungan Hidup ini dikenal sederhana dan lugas. Mengaku menekankan pola hidup sederhana hingga pada keluarganya, Sarwono merasa beruntung dengan kesederhanaan tersebut. “Kita tidak terjebak konsumtif sehingga terlepas dari keinginan melakukan hal-hal di luar kemampuan diri.

Korupsi merupakan bentuk upaya mencukupi kebutuhan di luar kemampuan keuangan keluarga.” Sarwono pun memiliki prinsip tak akan membeli barang yang kurang bermanfaat dan barang lelangan. “Ini pesan orangtua saya sebelum meninggal karena menurutnya pemilik barang lelangan itu menjual secara terpaksa. Kita jangan hidup di atas penderitaan orang lain.” Sarwono sendiri mengakui dirinya tidak bersih betul dari perilaku itu. Tapi jika dibanding dengan yang lain, dia merasa bersyukur berada dalam kondisi yang lebih baik. “Saya senang dibilang bersih, tapi menurut saya, saya cukup agak bersih-lah,” katanya.

Beragam cobaan dialami figur di atas dalam mengemban tugas. Mereka mengakui godaan tersebut hadir dalam bentuk yang vulgar hingga yang halus. Cobaan yang vulgar, misalkan, dalam bentuk katabelece. Demikian pula cobaan halus dalam bentuk kiriman parcel pada saat lebaran. Berbeda dengan jamaknya parcel, isi keranjang hadiah ini antara lain cek. Billy semasa memangku jabatan menteri perdagangan selalu menerima kiriman hadiah dalam bentuk cek bernilai besar.

Bagaimana kiat mereka menepiskan berondongan ‘godaan’ yang dikirim? Billy terlebih dulu menyaring parcel yang diterima. “Kalau parcelnya isinya biasa-biasa kami terima tetapi kalau sudah cek kami tolak,” kisah Ani Joedono, istri Billy. Kiriman cek tersebut memang tidak langsung dikembalikan kepada pengirim. Tapi, Billy dan istrinya, mengoleksinya dalam album. “Kata Bapak ini untuk kenang-kenangan,” kata Ani.

Demikian juga yang dialami Emil Salim. Semasa memangku jabatan, ia mengisahkan, awalnya orang memberi bunga. Lalu, kata Emil melukiskan, meningkat menjadi makanan, pena, jam tangan, dan kemudian dalam bentuk barang lain. “Yang penting enam bulan pertama. Setelah enam bulan pertama kau terima kedudukan itu, kau mesti beri signal-signal (tanda-tanda),” katanya.

Bagaimana ia menangkis pemberian tersebut? “Yang penting enam bulan pertama yang menentukan. Setelah enam bulan pertama kita terima kedudukan itu, kita mesti beri signal-signal,” ujarnya membeberkan pengalamannya. Dalam menerima pemberian tersebut, menurutnya, mesti ada garis tegas. “Katakan lebih dari ini, no!” Tapi, “kita tidak perlu berteriak mengatakannya tetapi dengan sopan.” Dengan demikian, orang akan mengerti berhadapan dengan siapa.

Setelah itu, menurutnya, barulah dijelaskan, “hei Bung, ini ada sumpah jabatan. Demi Allah saya bersumpah tidak akan menerima hadiah dengan dalih apa pun. Pokoknya sumpah itu berat sekali.” Tak sekadar menyadarkan mereka yang hendak ‘menyuap’, Emil pun mengungkapkan, sebagai kepala keluarga mesti menertibkan semua keluarga. Demikian juga agar menjadi contoh bagi keluarga. “Jadi harus kita jelaskan kepada semua keluarga,” ujarnya.

Meski demikian, Emil mengembalikan sikap sederhana dan jujur itu, kepada rasa keberagamaan seseorang. Ia merasa beruntung mendapatkan pendidikan agama sejak kecil dari kedua orangtua. Pendidikan itu pula kemudian yang diwariskan kepada anak-anaknya. “Jam kantor itu kan berada antara waktu Dzuhur dan Ashar.

Bagaimana mungkin kita salat, menghadap Tuhan Yang Maha Esa sementara di saku terdapat uang begituan?” Emil memberi ilustrasi. Di sisi lain, ia mengingatkan, hendaknya kita jangan sampai membuat respek anak hilang gara-gara tingkah kita. “Kasihan, gara-gara tindakan kita, mereka di sekolah menjadi bahan gunjingan teman-temannya yang lain.” Emil, Sarwono, Ma’rie, maupun Billy, merupakan segelintir figur yang disebut-sebut sederhana dan bersih. Meski demikian, tentu masih ada deretan petinggi lainnya yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi terhadap pekerjaan

Bahkan, sempat terbetik harapan masyarakat, tak hanya pada petinggi yang bertype sederhana, juga bagi mereka yang telah lebih dulu kaya sebelum memangku jabatan. Sekadar menyebut contoh, pengusaha A. Latief yang memangku jabatan menteri tenaga kerja. Dengan terlebih dulu kaya, demikian harapan umum masyarakat, mereka justru lebih berdedikasi terhadap pekerjaannya.

Betul, kesederhanaan tidak menjamin sepenuhnya kejujuran dan dedikasi petinggi. Emil Salim pun mengakuinya. “Tidak usahlah kita mau jadi kere. Normal saja. Setiap orang tentu ingin punya mobil, tapi caranya yang normal. Cara memperoleh kekayaan itu jangan sampai harga dirimu hilang,” begitu sarannya.

Source: http://kabargelap.blogspot.com/2011/05/4-pejabat-yang-dianggap-paling-bersih.html

Posted in Administrasi Publik, Motivasi dan Inspirasi | Tagged: , , , , , | 2 Comments »

The Statistic of My Blog on 2010

Posted by jutaajrullah on 10 January 2011

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Wow.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 9,300 times in 2010. That’s about 22 full 747s.

 

In 2010, there were 62 new posts, growing the total archive of this blog to 92 posts. There were 18 pictures uploaded, taking up a total of 4mb. That’s about 2 pictures per month.

The busiest day of the year was June 9th with 288 views. The most popular post that day was Video Mesum Ariel dan Cut Tari.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were b6610cfs.wordpress.com, en.wordpress.com, facebook.com, google.co.id, and jutaajrullah.co.cc.

Some visitors came searching, mostly for markus horison, mewirausahakan birokrasi, gambar grafis, biodata markus horison, and markus horizon.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Video Mesum Ariel dan Cut Tari June 2010
7 comments

2

Kisah Markus Horison yang Masuk Islam August 2010
17 comments

3

Pentingnya Analisis Lingkungan Internal Dalam Manajemen Strategi June 2010
2 comments

4

Mewirausahakan Birokrasi Pemerintah Daerah Di Era Good Local Governance June 2010

5

Perbedaan Manajemen Pelayanan Sektor Publik dengan Manajemen Pelayanan Sektor Swasta June 2010
2 comments

 

Keep on Bloging Guys.. ^_^

Posted in Uncategorized | Tagged: , | Leave a Comment »

Sepuluh Kualitas Pribadi yang Disukai

Posted by jutaajrullah on 26 August 2010

1. Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

2. Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.

3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam dan sebagainya.

5. Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.

10. Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Posted in Apa kmu tau!? | Tagged: , , , | Leave a Comment »