Juta Ajrullah

Berbagi Demi Kebahagiaan Hakiki

Posts Tagged ‘Poem’

Cintaku Padamu Cintaku

Posted by jutaajrullah on 26 July 2010

Inspirasi Puisi ini datang ketika saya sedang nonton Finalis Indonesian Idol yang menyanyikan Lagu2nya Dewa. Boleh jadi, sebagian besar puisi tentang Cinta2an yang saya buat terinspirasi dari lagu2nya Dewa. Kebetulan juga waktu itu lagi kangen2nya sama si Ayang (ehem..). Jadi deh puisi seperti ini.. Dedicated to Rizki Sokawati Karina. My Beloved till the End.. (ehem.. ;-p)

Cintaku padamu..
berawal dari nama, terjalin tanpa nyana..

Cintaku padamu..
mengalir selayak tirta, bermuara di samudra..

Cintaku padamu..
terpisah bentang pegunungan,serapat rumput hamparan..

Cintaq padamu..
layaknya kasih ibu bagi anaknya,selalu mengasihi tanpa prasangka..

Cintaq padamu..
bukan berujung pada senja,namun sampai akhir masa..

Padamu Cintaq..

Posted in Poetry | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

I Think

Posted by jutaajrullah on 7 June 2010

I Think I love Her

Just the time passed

Like the air flowed

Since she coming to the dream

I think I love Her

Unintended by my self

Because of me and her

As Close as we done

I think I love Her

As many as passion deserved

As much as tears I gived away

As far as I am concerned

I think I love Her

Unexpected

Unsuspected

What can I Say

I think I love Her….

(Crib, February 2nd, 2007)

Written 2 days before I declared my special relationship with my recent and hopefully everlasting love..
Repost from my Blog at http://cak-jou.blog.friendster.com/

Posted in Love-Lophe-Liebe, Poetry | Tagged: , , | Leave a Comment »

Puisi Pak Habibie Untuk Sang Kekasih Hati

Posted by jutaajrullah on 1 June 2010

Semoga kita semua bisa mengikuti jejak Pak Habibie dalam mewujudkan cinta kasihnya terhadap sang kekasih hati. Cinta kasih sejati yang hanya terpisah oleh kematian. Cinta sejati yang menguatkan di hari tua, dan menginspirasi bagi yang muda..

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE

Posted in Current Happen, Motivasi dan Inspirasi | Tagged: , , , , , | 5 Comments »

Cinta Datang (Lagi..)

Posted by jutaajrullah on 9 June 2009

Cinta datang dalam diam
Menghampiri hati yang tenang
Menyapa asa yang tenggelam
Bersama kasih yang terbuang

Cinta datang beriring Angan
Mengantar Sayang dan Buaian
Terpisah oleh Nafsu-nafsu setan
Dihantar bagi wanita idaman

Cinta datang untuk kujaga
Sebagai penjaga hati agar bahagia
Atas segala karunia oleh-Nya
Demi Matahari dan Sinarnya

Cinta datang dalam Karina
Yang kucinta tanpa Duga
Atas semua Cinta dan Karsa
Untuk Bahagia sepanjang Masa…


Dedicated to: Rizki Sokawati Karina

Posted in Poetry | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Untitled #2

Posted by jutaajrullah on 20 February 2009

#Mengapa dia bisa

Sedangkan aku tidak

Mengapa dia mampu

Tapi aku tak mau

Bagaimana dia punya

Sedangkan aku tidak

Bagaimana dia bisa ada

Dan akupun tak akan bisa

Rasaku ini tak akan bisa tahu

Dan kaupun tak akan bisa mengerti

Bagaimana perasaanmu jika sepertiku

Apakah kau bisa memahami?

Apa yang akan kulakukan, diriku..

Dan apa yang akan kau lakukan jika sepertiku

Bisakah kau membantuku

Maukah kau menolongku

Dan aku pun takkan mau

Dan aku pun takkan bisa

Dan aku pun takkan punya

Lagi…

Posted in Motivasi dan Inspirasi, Poetry | Tagged: , , , | Leave a Comment »